Tampilkan postingan dengan label Nasihat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Nasihat. Tampilkan semua postingan
Jumat, 03 Juli 2020
Komitmen Memelihara Amal-amal Sunnah
Mendekatkan diri kepada Allah dengan ibadah-ibadah sunnah ialah ikhtiar seorang hamba yang mengejar cinta Allah, karena Allah sendiri telah menjanjikan cinta tersebut dalam hadis Qudsi-Nya bahwa tidaklah seorang hamba mendekatkan diri kepada-Ku dengan sesuatu yang telah Aku sunnahkan bagi mereka sampai Aku mencintainya.
Selasa, 05 Maret 2013
PENYAKIT IKUT-IKUTAN
Peringatan Allah dan Rasul-Nya Tentang Ikut-Ikutan
Ada banyak
peringatan Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam yang disampaikan melalui
para sahabatnya kepada ummat ini sebelum menitipkan Islam ini kepada mereka.
Setelah beliau
meninggal ummat ini akan banyak ditimpa penyakit, diantaranya; berpecah belah,
saling berselisih, hasad, benci membenci, cinta kepada dunia, munculnya
perkara-perkara baru yang diada-adakan dalam agama dan takut akan kematian,
serta ikut-ikutan pada ummat yang lain.
Tegakkan shalat dan jangan meremehkannya
بسم
الله الرحمن الرحيم
I.
Kedudukan Shalat.
Shalat dalam Islam memiliki keistimewaan dibandingkan dengan ibadah
lainnya, yaitu :
1. Merupakan Rukun Islam setelah Syahadat
2.Merupakan tiang agama , jika
ia tidak ada maka agama akan runtuh.
Rasulullah
bersabda: "Kepala
semua urusan adalah Islam, sedangkan tiangnya adalah shalat, dan puncaknya yang
tertinggi adalah jihad". (HR. Ahmad, Tirmidzi, Nasa'i dengan sanad
yang shahih)
3.Hal yang pertama kali akan
dihisab pada hari kiamat.
Rasulullah
bersabda: "Yang
pertama kali akan dihisab dari seorang hamba pada hari kiamat adalah shalat.
Jika ia baik maka baiklah seluruh amalnya, dan jika ia rusak maka rusaklah
seluruh amalnya". (HR.Thabrani dengan sanad hasan).
4.Merupakan wasiat terakhir
Rasulullah
kepada ummatnya.
Ketika beliau akan menghembuskan
nafasnya yang terakhir beliau sempat berpesan dengan suara lirih, "Jagalah
shalat, jagalah shalat dan hamba hamba sahaya kalian."
5.Hal yang paling terakhir
hilang dari agama ini. Jika ia telah hilang (ditinggalkan), maka hilanglah dien
itu seluruhnya.
Langganan:
Postingan (Atom)


